Cara Memasang dan Fungsi Trendline di MetaTrader

Perbedaan Dan Waktu Yang Tepat Menggunakan Stop Loss Dan Cut Loss
Perbedaan Dan Waktu Yang Tepat Menggunakan Stop Loss Dan Cut Loss
18/04/2018
Tutorial Cara Memasang Stop Dan Limit Order Metatrader
Tutorial Cara Memasang Stop Dan Limit Order Metatrader
08/05/2018
Cara Memasang dan Fungsi Trendline di MetaTrader

Cara Memasang dan Fungsi Trendline di MetaTrader

Share this:

Trendline berfungsi untuk menghitung support dan resistance pasar sehingga kita mengetahui batasan atas dan bawah pasar di waktu akan datang.

Cara Memasang dan Fungsi Trendline di MetaTrader


Sumber video Youtube Provits Training

Di dalam MetraTrader terdapat alat atau tools yang dinamai Trendline. Garis ini digunakan untuk menganalisis trend yang sedang terjadi. Trend yang terjadi pada pasar bisa saja bullish atau bearish. Trend bullish biasanya banyak digunakan oleh trader untuk buy sementara bearish banyak digunakan untuk sell.

Pada pembahasan ini kita akan membahas Trendline yang secara umum terdiri dari support line, support level, resistance line, dan resistance level. Alat ini akan membantu trader melakukan analisis secara subjektif sebelum menentukan buy atau sell.

Support Line dan Support Level

Pada pembahasan pertama ini kita akan menggambar support line dan suppor level. Support line hanya bisa digunakan kalau chart sedang mengalami trend bullish. Trend ini ditandai dengan banyaknya grafik yang naik dari bawah ke atas secara signifikan.

Setelah mendapatkan trend bullish coba gambar support line dengan menekan ikon garis miring pada bagian toolbars. Selanjutnya gambar ke titik rendah pertama ke titik rendah selanjutnya. Dari dua titik ini akan muncul support line yang bisa digunakan untuk mengetahui kapan posisi sell dan kapan saja posisi buy.

Secara umum, kalau chart tidak menembus garis support, trend akan terus mengalami kenaikan. Anda bisa melakukan buy. Kalau chart dari pasar sudah menembus, Anda hanya diperkenankan untuk melakukan sell.

Selanjutnya tentukan titik support atau support level dengan menggambar garis horizontal. Titik yang masih berada di atas garis support bisa dijadikan tempat untuk mengambil garis. Dari titik inilah Anda bisa menentukan entry dengan tepat dan mudah.

Oh ya, karena menentukan entry level tidak semudah yang dibayangkan, Anda disarankan untuk menggunakan indikator ProZigZag. Indikator ini adalah indikator penyempurnaan yang digunakan untuk mengetahui titik terbawah dan teratas. Dengan menggunakan indikator ini Anda bisa dengan otomatis menggambar support line dengan akurat dan menentukan support level dengan otomatis.

Selama chart dari pasar masih belum menembus support line Anda masih bisa melakukan buy dengan tanpa khawatir. Namun, kalau sampai tembus Anda harus melakukan stop secara manual agar tidak terjadi kerugian.

Resistance Line dan Resistance Level

Resistance line hanya bisa digunakan kalau chart sedang mengalami trend bearish. Trend ini ditandai dengan banyaknya grafik yang turun dari atas ke bawah secara signifikan.

Setelah mendapatkan trend bearish coba gambar resistance line dengan menekan ikon garis miring pada bagian toolbars. Selanjutnya gambar ke titik tinggi pertama ke titik tinggi kedua. Kalau chart menembus garis, coba cari titik tinggi selanjutnya terbentuk. Dari dua titik ini akan muncul resistance line yang bisa digunakan untuk mengetahui kapan posisi sell dan kapan saja posisi buy.

Karena menentukan entry level tidak semudah yang dibayangkan, Anda disarankan untuk menggunakan ProZigZag. Indikator ini adalah indikator penyempurnaan yang digunakan untuk mengetahui titik terbawah dan teratas. Dengan menggunakan indikator ini Anda bisa dengan otomatis menggambar resistance line dengan akurat dan menentukan resistance level dengan otomatis.

Setelah menemukan titik atas secara otomatis, gambarlah resistance line. Kalau chart tidak menembus garis resistance, trend akan terus mengalami penurunan. Anda bisa melakukan sell. Kalau chart dari pasar sudah menembus, Anda hanya diperkenankan untuk melakukan buy.

Selanjutnya tentukan titik resistance atau resistance level dengan menggambar garis horizontal. Titik yang masih berada di atas garis resistance bisa dijadikan tempat untuk mengambil garis. Dari titik inilah Anda bisa menentukan entry dengan tepat dan mudah.

Demikianlah ulasan tentang fungsi trendline MetaTrader, semoga bermanfaat!

  • Untuk konsultasi online gratis
  • Trading asuransi dan bergaransi
  • Jasa trading bagi hasil atau copy trade
  • Berlangganan signal Forex Buy Sell Provits
  • Registrasi dan jadwal edukasi rutin
  • Call / SMS / Whatsapp 08159910880/087806677888

Silahkan klik link ini untuk bergabung group Investor dan Trader Telegram https://telegram.dog/joinchat/FLoJqwrX–VWmhMJo3BUqg
Joint / like fanpage Facebook kami di Provits Training

Follow us :
Twitter : @ProvitsTraining
Instagram : @ProvitsTraining
Youtube : Provits Training
Buy or Sell Just Profit

 

Share this:

Leave a Reply