Greenback Terus Menguat Menjelang FOMC Meeting

Video Cara Menggunakan Fibonacci Dengan Risk Reward Ratio
11/12/2017
Berapa Lama Sih Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Belajar Trading?
12/12/2017

Greenback Terus Menguat Menjelang FOMC Meeting

Share this:

Klik link Telegram ini untuk mendapatkan Berita Pasar Terbaru gratis di handphone anda atau add Telegram/WhatsApp 08159910880

Greenback Terus Menguat Menjelang FOMC Meeting

Harga Promo Signal Provits Desember 2017

Harga Promo Signal Provits Desember 2017

Pada sesi awal minggu greenback berbalik menunjukkan penguatan dari pelemahan yang terjadi sebelumnya di sesi tersebut. Dollar Amerika Serikat mendapat dorongan sebelum agenda Federal Reserve yang diprediksi akan menaikkan suku bunga pada hari Rabu waktu Amerika Serikat atau Kamis pukul 02.00 Waktu Indonesia Bagian Barat, walaupun kekhawatiran tentang inflasi yang tetap terlihat membebani Dollar Amerika Serikat. Ketika para pejabat bank sentral Amerika Serikat yang duduk di FOMC menutup rapat kebijakan dua hari mereka pada bulan Desember, para investor akan memperhatikan kekhawatiran para pejabat Federal Reserve atas inflasi yang rendah dan indikasi terbaru bahwa apakah bank tersebut mungkin akan membuat kenaikan suku bunga lebih lanjut di tahun depan lebih agresif atau sebaliknya. Data pertumbuhan upah yang rendah dalam laporan pekerjaan untuk bulan November yang diumumkan pada hari Jumat menambah kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap lemah dan mempersulit kemampuan Federal Reserve untuk melakukan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Jasa Konsultasi Usaha

Andrew Tjhai, pelaku pasar sekaligus owner Provits Training di Jakarta, menjelaskan bahwa setelah data minggu lalu pasar mungkin akan melihat Federal Reserve sedikit lebih berhati hati, terutama jika Janet Yellen tarus mengungkapkan kekecewaannya yang telah terlihat sebelumnya di seputar inflasi dan bagaimana inflasi dapat mempengaruhi prospek kenaikan suku bunga pada tahun depan. Para pukul 05.00 Waktu Indonesia Bagian Barat terlihat Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) menguat 0,11 persen di 93,94, setelah sebelumnya melemah sejauh 93,65. Data Consumer Price Index (CPI) para hari Rabu akan menjadi fokus data kunci untuk menjadi petunjuk lebih lanjut mengenai tekanan harga. Dollar Amerika Serikat mengurangi kerugiannya karena imbal hasil Treasury Amerika Serikat menguat kembali dari posisi terendah di pagi hari Senin di sesi kemarin setelah aksi safety buying menyusul sebuah ledakan yang mengguncang salah satu hub komuter tersibuk di New York.

Penghasilan Tambahan Tanpa Modal

Andrew Tjhai, menambahkan bahwa kenaikan yield Treasury memainkan peran yang cukup penting bagi rebound greenback. Mata uang safe haven Yen Jepang dan Swiss Franc juga sempat menguat setelah terjadi ledakan di Otoritas Pelabuhan New York. Walikota New York Bill DeBlasio mengatakan bahwa ini sebuah upaya serangan teroris. Tetapi di akhir penutupan sesi Senin, terhadap Yen Jepang Dollar Amerika Serikat menguat 0,07 persen pada 1113,56 dan melemah 0,12 persen terhadap Swiss Franc pada 0,9914. Dollar Selandia Baru melonjak 1,05 persen setelah pemerintah Selandia Baru menunjuk kepala dana pensiun Adrian Orr sebagai gubernur bank sentral baru negara tersebut karena pasar bertaruh bahwa kebijakan moneter radikal akan segera dihindari di bawah kepemimpinan Adrian Orr.

Sumber berita Reuters, CNBC, Bloomberg, Forex Factory, MetaTrader

Sumber video Youtube VOA Indonesia

Budayakan Like

Like

Like

Budayakan Share Facebook

Share Facebook

Share Facebook

Budayakan Share Twitter

Share Twitter

Share Twitter

Budayakan Comment

Comment

Comment

Untuk konsultasi online gratis
Channel berita Telegram gratis klik disini News Forex Gold Provits
Jasa trading emas atau copy trade
Trading asuransi dan bergaransi
Berlangganan Signal Forex MetaTrader
Registrasi dan jadwal edukasi rutin
Call/SMS/Telegram/WhatsApp 08159910880
Join group chat telegram Investor dan Trader KLIK DISINI
Twitter dan Instagram @ProvitsTraining
Youtube Channel Provits Training

 

 

 

 

 

 

Share this:

Leave a Reply